SANPUKAT KEUSKUPAN MAUMERE
Menu
  • Beranda
  • Berita
  • Gurat
  • Blog
    • Humaniora
    • Renungan
    • Storytelling
  • Profil
  • Mitra
    • Kindermissionwerk
  • Galery
  • Disclaimer
  • About
Menu

RAYAKAN DUA PULUH TAHUN SMPK SANCTISSIMA TRINITAS BLORO, KETUA SANPUKAT TEGASKAN SEKOLAH HARUS MENJADI TERANG DAN GARAM

Posted on 18 Juli 2026 by Sanpukatadmin

Untuk usia sebuah sekolah Yayasan Persekolahan Umat Katolik (SANPUKAT), usia dua puluh barangkali tergolong masih muda. Namun, angka itu telah menunjukkan bagaimana sebuah jejak panjang perjuangan, air mata, kesetiaan, dan harapan yang terus dirawat, dari generasi ke generasi. Semangat itulah yang terasa dalam perayaan pembukaan Tahun Ajaran 2026/2027 sekaligus Hari Ulang Tahun ke-20 SMPK Sanctissima Trinitas Bloro, pada Kamis, 16 Juli 2026.

Ketua Yayasan Persekolahan Umat Katolik (SANPUKAT), RD. Yulius Heribertus, S. Fil., M. Th. (RD. Okto), hadir dalam momen penuh syukur tersebut bersama Ketua Komite Sekolah, para perintis awal SMPK Sanctissima Trinitas Bloro, Kepala Desa Bloro, Kepala Desa Lusitada, perwakilan sekolah-sekolah di sekitar Bloro-Lusitada, serta para orangtua murid.

Perayaan diawali dengan Ekaristi Kudus yang dipimpin oleh Pastor Paroki Sanctissima Trinitas Bloro, RD. Silvester Oba.

Dalam kotbahnya, RD. Silvester mengajak seluruh komunitas pendidikan untuk memaknai profesi masing-masing bukan sekadar sebagai pekerjaan, melainkan sebagai panggilan hidup yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Saya mengajak kita untuk melihat profesi kita, entah sebagai guru, pegawai, kepala sekolah, murid, atau orangtua, sebagai sebuah panggilan. Kalau kita sadar atas panggilan hidup kita dan bertanggung jawab atasnya, sekolah kita ini akan berkembang dengan baik ke depannya,” ujar mantan formator di Seminari BSB tersebut.

Ia juga menitipkan pesan khusus kepada para siswa agar menjadikan kedisiplinan sebagai bagian penting dari proses pendidikan.

“Anak-anakku, harap diperhatikan kedisiplinannya. Dan yang tidak kalah penting, saya tidak ingin anak-anak di sekolah ini yang merokok. Jangan sampai kalian masuk ke dalam kelompok Madesu, artinya Masa Depan Suram,” ujar RD. Silvester sambil berkelakar.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pendidikan tidak hanya berbicara tentang prestasi akademik, tetapi juga tentang pembentukan karakter dan masa depan.

Memasuki usia 20 tahun, Kepala SMPK Sanctissima Trinitas Bloro, Ludolfus Geloy Murin, S. Pd., mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan panjang sekolah yang dipimpinnya.

Menurutnya, dua dekade perjalanan telah menghadirkan banyak hal baik. Namun, ia juga menyadari bahwa perjalanan pendidikan tidak pernah berhenti pada pencapaian yang telah diraih. Masih terdapat banyak hal yang perlu dibenahi dan dikembangkan demi masa depan sekolah.

“Kami bersyukur karena SMPK Sanctissima Trinitas Bloro telah sampai pada usia 20 tahun. Selama perjalanan ini, tentu sudah banyak hal baik yang kami raih dan kami dapatkan. Namun, kami juga menyadari bahwa masih banyak hal yang perlu diperbaiki dan dikembangkan agar sekolah ini semakin baik ke depannya,” ungkapnya.

Karena itu, ia berharap dukungan terus diberikan oleh seluruh pihak yang selama ini menjadi bagian penting dari perjalanan sekolah, terutama para orangtua, Yayasan, dan para perintis SMPK Sanctissima Trinitas Bloro.

“Kami tetap mengharapkan dukungan dari para orangtua, pihak Yayasan, dan juga para perintis sekolah. Sekolah ini tidak dibangun oleh satu atau dua orang, tetapi oleh banyak tangan dan banyak hati yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan anak-anak di sekitar Bloro – Lusitada,” lanjutnya.

Salah satu momen paling mengharukan dalam perayaan tersebut hadir melalui kesaksian Maria Beatrix, S. Pd., salah satu perintis sekaligus mantan Kepala SMPK Sanctissima Trinitas Bloro.

Dengan suara yang sarat kenangan, ia menceritakan bagaimana sekolah tersebut pertama kali didirikan. Pada masa itu, keprihatinan terhadap anak-anak di wilayah Bloro-Lusitada menjadi titik awal lahirnya sebuah perjuangan besar.

Banyak anak harus berjalan kaki menuju Nita untuk mendapatkan pendidikan. Keadaan tersebut mendorong Bapak Guru Amatus sebagai pendiri, Maria Beatrix, dan para perintis lainnya untuk berjuang menghadirkan sekolah di wilayah mereka sendiri.

“Perjuangan untuk mendirikan sekolah ini penuh dengan air mata, bahkan berdarah-darah. Kami melihat anak-anak dari Bloro dan Lusitada harus berjalan kaki ke Nita untuk bersekolah. Dari keprihatinan itulah, bersama Bapak Guru Amatus sebagai pendiri dan para perintis lainnya, kami mulai berjuang mendirikan sekolah ini,” tuturnya.

Pada awalnya, proses pendidikan berlangsung di gedung KUD. Setelah itu, sekolah berpindah ke halaman gereja. Dalam keterbatasan, para guru dan siswa tetap menjalankan proses pendidikan dengan penuh semangat.

“Kami pernah bersekolah di gedung KUD. Kemudian pindah ke halaman gereja. Dalam kesederhanaan, dengan dinding pelupuh dan fasilitas yang seadanya, kami tetap bersemangat untuk bersekolah. Kalau musim hujan, tentu keadaannya sangat memprihatinkan. Tetapi kami tetap bertahan dan terus berjalan,” kenangnya.

Perjalanan itu kemudian membawa SMPK Sanctissima Trinitas Bloro ke lokasi yang ditempati hingga saat ini. Dari bangunan dan fasilitas yang sangat sederhana, sekolah tersebut perlahan bertumbuh hingga menjadi seperti sekarang.

Namun, bagi Maria Beatrix, keberhasilan itu tidak pernah menjadi hasil perjuangan satu orang.

“Saya sadar bahwa ada begitu banyak tangan yang telah membantu. Ada begitu banyak orang yang telah berkorban dan memberikan perhatian bagi sekolah ini. Karena itu, ketika melihat sekolah ini sudah berusia 20 tahun, saya merasa sangat bersyukur,” ungkapnya.

Cerita panjang tersebut membuat Maria Beatrix tak sanggup menahan haru. Air mata menjadi bahasa paling jujur dari sebuah kenangan tentang perjuangan panjang yang akhirnya berbuah menjadi sebuah lembaga pendidikan yang terus bertumbuh.

Dalam sambutannya, Ketua Sanpukat, RD. Okto, menegaskan kembali pentingnya penghayatan terhadap panggilan hidup sebagaimana ditekankan dalam homili RD. Silvester Oba.

Menurutnya, setiap pribadi dalam komunitas sekolah memiliki peran penting. Guru, pegawai, kepala sekolah, murid, maupun orangtua dipanggil untuk menjalankan perannya dengan penuh tanggung jawab.

“Melengkapi apa yang telah disampaikan dalam kotbah RD. Silvester, setiap kita dipanggil untuk menghayati peran masing-masing. Guru dipanggil untuk menjadi guru yang baik, pegawai dipanggil untuk melayani dengan sungguh-sungguh, kepala sekolah dipanggil untuk memimpin dengan tanggung jawab, dan para siswa dipanggil untuk belajar serta membentuk diri,” tegasnya.

Baginya, penghayatan terhadap panggilan tersebut akan membuat SMPK Sanctissima Trinitas Bloro tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi kehadiran yang membawa pengaruh positif bagi masyarakat.

“Kalau setiap orang menjalankan panggilannya dengan baik, maka sekolah ini dapat menjadi terang dan garam di tengah dunia, khususnya bagi umat dan masyarakat di Paroki Bloro. Karena itu, disiplin harus terus ditegakkan. Disiplin bukan untuk membatasi kita, tetapi untuk membantu kita menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab,” terang RD. Okto.

Dua puluh tahun perjalanan SMPK Sanctissima Trinitas Bloro akhirnya menjadi sebuah perayaan tentang masa lalu yang patut disyukuri, masa kini yang harus dijalani dengan penuh tanggung jawab, dan masa depan yang masih harus diperjuangkan, sekaligus merefleksikan suatu perjalanan yang belum selesai.

Setiap generasi yang telah dan akan bersekolah di sana tentunya memiliki tugasnya tersendiri, menjaga apa yang telah dibangun, memperbaiki apa yang masih kurang, dan memastikan agar cahaya pendidikan yang pernah dinyalakan oleh para perintis tetap menyala bagi anak-anak Bloro – Lusitada pada masa-masa yang akan datang. (Wue Admin)

Category: Berita

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • 2026
  • 2025
  • 2024
  • 2023
  • 2022

BERAGAM INFORMASI SANPUKAT

Berita

RAYAKAN DUA PULUH TAHUN SMPK SANCTISSIMA TRINITAS BLORO, KETUA SANPUKAT TEGASKAN SEKOLAH HARUS MENJADI TERANG DAN GARAM

Untuk usia sebuah sekolah Yayasan Persekolahan Umat Katolik (SANPUKAT), usia dua puluh barangkali tergolong masih muda. Namun, angka itu telah ...
Baca Selanjutnya
18 Juli 2026 / Sanpukatadmin
Berita

SR. MARIA ABON TUPEN RESMI PIMPIN TK ATE DHOA WOLOFEO

Pergantian kepemimpinan kembali terjadi di lingkungan Yayasan Persekolahan Umat Katolik (SANPUKAT). Setelah bertahun-tahun mengabdi sebagai ...
Baca Selanjutnya
15 Juli 2026 / Sanpukatadmin
BeritaProfil

TERPILIH UNTUK KETIGA KALINYA, DAMIANUS DEWA KEMBALI MENJADI KEPSEK SMPK SUSILA KOTING

Kepercayaan selalu tumbuh dari kesetiaan, dibuktikan oleh pengabdian, dan dipelihara oleh kepemimpinan yang menghadirkan perubahan ...
Baca Selanjutnya
15 Juli 2026 / Sanpukatadmin

IKUTI PERLINDUNGAN ANAK KINDERMISSIONWERK

SANPUKAT–Kindermissionswerk Serahkan Hadiah Lomba Perlindungan Anak di SDK Habi
Kindermissionwerk

MEAL OFFICER SANPUKAT-KINDERMISSIONWERK SERAHKAN HADIAH LOMBA PERLINDUNGAN ANAK SDK HABI

Maumere, Berita SANPUKAT – Monitoring, Evaluation, Analysis, and Learning (MEAL) Officer SANPUKAT & Kindermissionswerk–Jerman, Christian Romario menyerahkan hadiah lomba The ...
Baca Selanjutnya
9 Agustus 2025 / Sanpukatadmin
Kindermissionwerk

MENJADI MICROSOFT INNOVATIVE EDUCATOR EXPERT DARI WEBINAR BERSAMA KOMDIGI, MICROSOFT, BERSAMA FOCUS AND TARGET

Pada Selasa, 8 Juli 2025, seorang staff SANPUKAT Christian Romario mengikuti sebuah webinar nasional bertajuk ...
Baca Selanjutnya
10 Juli 2025 / Sanpukatadmin

RASA NYAMAN BERSAMA RENUNGAN SANPUKAT

Renungan

SANPUKAT BERI APRESIASI UNTUK TUTOR TERBAIK KEGIATAN “MERATUS NORA GASING”

Ketua Yayasan Persekolahan Umat Katolik (SANPUKAT), RD. Yulius Heribertus, S. Fil., M. Th., memberikan apresiasi kepada Bertholdus Bhunga, S. Pd., ...
Baca Selanjutnya
Renungan

SANPUKAT KEMBALI MENGADAKAN SOSIALISASI AKSI SOLIDARITAS PENDIDIKAN, RD. KANIS MBANI TEGASKAN ‘AKSI SOLIDARITAS INI BUKAN HUTANG’ (TPAPT HABIKEWA, H2B, DAN LIO)

Bersama Badan Aksi Solidaritas Pendidikan Keuskupan Maumere (KUM), Yayasan Persekolahan Umat Katolik (SANPUKAT) kembali mengadakan sosialisasi aksi solidaritas pendidikan pekan ...
Baca Selanjutnya
Renungan

PERAYAAN EKARISTI ZIARAH SEKOLAH NAUNGAN SANPUKAT

TPE ZIARAH 2025 FIX REVISIUnduh ...
Baca Selanjutnya

IKUTI GALERY SANPUKAT

Galery

GALERI AKREDITASI SEKOLAH-SEKOLAH SANPUKAT NOVEMBER 2025

Pada November 2025, ada beberapa sekolah Sanpukat yang mengadakan visitasi akreditasi. Berikut foto-foto akreditasi yang dikumpulkan Mimin ...
Baca Selanjutnya
TERIMA KASIH YANG TULUS KEPADA BPK. ANDREAS HUGO PARERA
Galery

TERIMA KASIH YANG TULUS KEPADA BPK. ANDREAS HUGO PARERA

Perjalanan panjang Yayasan Persekolahan Umat Katolik (SANPUKAT) dalam melanjutkan warisan misi pendidikan Katolik lewat sekolah-sekolah di bawah naungannya tidak hanya ...
Baca Selanjutnya
pelatihanhari ke V sanpukat dan smipa disada
Galery

GALERY PELATIHAN HARI KE V SANPUKAT BERSAMA DENGAN SMIPA DISADA

Pelatihan hari ke V Smipa Disada bersama guru dan tutor SANPUKAT berfokus pada presentasi modul literasi, Sabtu (16/12/2023) ...
Baca Selanjutnya
© 2026 sanpukatmaumere | Powered by Minimalist Blog WordPress Theme