Pergantian kepemimpinan kembali terjadi di lingkungan Yayasan Persekolahan Umat Katolik (SANPUKAT). Setelah bertahun-tahun mengabdi sebagai guru kelas, Maria Abon Tupen Atulolon, S. Pd., kini resmi dipercaya memimpin TK Ate Dhoa Wolofeo menggantikan Dolorosa Dalince, S. Pd. yang berpindah tugas. Kepercayaan tersebut ditandai dengan terbitnya Surat Keputusan (SK) Ketua Yayasan Persekolahan Umat Katolik (SANPUKAT), RD. Yulius…
Kategori: Berita
TERPILIH UNTUK KETIGA KALINYA, DAMIANUS DEWA KEMBALI MENJADI KEPSEK SMPK SUSILA KOTING
Kepercayaan selalu tumbuh dari kesetiaan, dibuktikan oleh pengabdian, dan dipelihara oleh kepemimpinan yang menghadirkan perubahan. Itulah yang kembali ditunjukkan oleh Damianus Dewa, S.Ag., yang ketiga kalinya dipercayakan untuk memimpin SMPK Susila Koting. Damianus secara resmi menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan sebagai Kepala SMPK Susila Koting pada Senin, 13 Juli 2026. SK tersebut diserahkan langsung oleh…
SDK KOTING DAN SMPK WATUKRUS BOLA ADAKAN MPLS DALAM NUANSA BUDAYA LOKAL SIKKA
Pemandangan menarik mewarnai pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SDK Koting dan SMPK Watukrus Bola, pada Senin, 13 Juli 2026. Kedua sekolah di bawah naungan Yayasan Persekolahan Umat Katolik (SANPUKAT) ini menghadirkan prosesi penyambutan para siswa baru dengan memadukan kekayaan budaya lokal Sikka. Sisilia Trifonsa, S. Pd., Gr., kepala SDK Koting…
SEMARAK HARI PERTAMA MPLS SEKOLAH-SEKOLAH SANPUKAT
Suasana penuh semangat, haru, dan sukacita mewarnai hari pertama masuk sekolah di seluruh satuan pendidikan Yayasan Persekolahan Umat Katolik (SANPUKAT), pada Senin, 13 Juli 2026. Ratusan peserta didik dari jenjang TK sampai SMA mengawali tahun ajaran 2026-2027 dengan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Hampir di semua sekolah, para peserta didik baru disambut dengan ramah…
SDK HALE SAMBUT HANGAT JALA KASIH DARI VINEA DEI
Lagi, mobil Terios Barca dan pikap hitam yang sehari sebelumnya menaklukkan jalanan berlubang dan berbatu menuju SDK Warut, kini melintasi jalur sempit Kewapante – Pelibaler, melewati trek nyiur melambai Habibola – Doreng, lalu tancap gas dari kaki Napunurut meliuk-liuk di punggung bukit Umatawu, sampai tatapan mata mendapati Ili Biha yang berdiri malu-malu, jauh di belakang…





