Suasana penuh semangat, haru, dan sukacita mewarnai hari pertama masuk sekolah di seluruh satuan pendidikan Yayasan Persekolahan Umat Katolik (SANPUKAT), pada Senin, 13 Juli 2026. Ratusan peserta didik dari jenjang TK sampai SMA mengawali tahun ajaran 2026-2027 dengan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Hampir di semua sekolah, para peserta didik baru disambut dengan ramah oleh kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta para siswa dengan berbagai bentuk. Ada sekolah yang menyambut kedatangan para murid baru dengan tarian tradisional, pengalungan, huler wair, dan apel bersama.
Beragam kegiatan pun telah dipersiapkan untuk membantu mereka mengenal lingkungan sekolah, memahami budaya belajar, membangun karakter, serta menumbuhkan rasa aman dan nyaman sebagai bagian dari keluarga besar sekolah dalam semangat nilai-nilai Katolik.

Kemeriahan ini pun diutarakan oleh Imelda Emerensiana, kepala TK Santa Maria Immaculata Lela. Ia menjelaskan bahwa para murid baru yang berjumlah lima belas orang sangat antusias dalam mengikuti MPLS di sekolah tersebut. Imelda mengharapkan agar anak-anak bisa mulai belajar mandiri dan meninggalkan hal-hal buruk, dan bisa beradaptasi dengan cepat di lingkungan mereka yang baru.
Kepala SDK Tilang, Bronhilde Wengge, S. Pd., sangat mengapresiasi semangat dan antusiasme luar biasa dari para murid baru (Kelas 1) SDK Tilang. Ia mengamati bahwa anak-anak datang dengan wajah ceria, rasa ingin tahu tinggi, aktif bertanya, dan cepat bersosialisasi dengan warga sekolah lainnya. Bronhilde sendiri berharap agar para murid baru rajin belajar, berkarakter baik, mandiri, serta cinta Tuhan dan tanah air.

Di SMPK Susila Koting, para murid baru diterima dengan pengalungan kain tenun oleh kepala sekolah, Damianus Dewa, S. Ag., diiringi tarian penyambutan oleh para siswa kelas VIII. Damianus menuturkan bahwa para siswa baru yang berjumlah sekitar enam puluhan itu sangat antusias mengikuti MPLS di salah satu sekolah terbaik di wilayah Kecamatan Koting tersebut.
Ketua Sanpukat, RD. Yulius Heribertus, S. Fil., M.Th. (RD. Okto), mengajak seluruh peserta didik untuk memandang hari pertama sekolah sebagai awal perjalanan panjang dalam membangun masa depan.
“Tidak ada keberhasilan besar yang lahir tanpa keberanian untuk memulai. Hari ini mungkin hanya satu langkah kecil memasuki gerbang sekolah, tetapi dari langkah kecil inilah cita-cita dibangun, karakter dibentuk, iman diteguhkan, dan masa depan dipersiapkan. Hargailah setiap proses, karena Tuhan sering menghadirkan karya-karya besar melalui awal yang tampak sederhana,” pesannya.

Ia juga mengingatkan seluruh warga sekolah agar menjadikan MPLS sebagai ruang yang ramah, mendidik, dan membahagiakan bagi setiap peserta didik.
Menurutnya, sekolah bukan hanya tempat memperoleh pengetahuan, melainkan juga rumah kedua yang membantu setiap anak bertumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berkarakter, beriman, dan peduli terhadap sesama.
Melalui pelaksanaan MPLS Tahun Ajaran 2026–2027 ini, SANPUKAT kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, humanis, dan berpusat pada perkembangan setiap peserta didik. Sebab, sebuah mimpi besar yang akan terjadi di masa depan bermula dari langkah kecil, dan ratusan para murid baru sekolah-sekolah Sanpukat telah memulainya hari ini. (Wue Admin)

