SANPUKAT KEUSKUPAN MAUMERE
Menu
  • Beranda
  • Berita
  • Gurat
  • Blog
    • Humaniora
    • Renungan
    • Storytelling
  • Profil
  • Mitra
    • Kindermissionwerk
  • Galery
  • Disclaimer
  • About
Menu

MENEMBUS LAUTAN, MENJAWAB KERINDUAN: KETUA SANPUKAT RESMIKAN KEPEMIMPINAN BARU SDK GUSUNG KARANG

Posted on 28 Juli 2026 by Sanpukatadmin

Ada kerinduan yang tidak pernah benar-benar mati. Ia tinggal diam di sudut-sudut hati, menunggu seseorang datang untuk menjawabnya. Seperti seorang kekasih yang setia menanti di ujung dermaga, seperti sebuah bangsa yang menantikan Ratu Adil, atau seperti sebuah sekolah di pulau kecil yang bertahun-tahun berharap pemimpinnya suatu hari menyeberangi lautan datang dan menyapa, dan yang paling penting, tidak melupakan.

Barangkali, itulah yang dirasakan keluarga besar SDK Gusung Karang, sebuah sekolah berusia lebih dari tujuh dekade yang berdiri di gugusan pulau di Teluk Maumere. Untuk mencapainya, orang harus mengarungi laut, menghadapi gelombang dan angin. Letaknya yang jauh, bahkan nyaris tak tampak dari bibir pelabuhan, sering kali membuat banyak orang berpikir dua kali untuk datang. Namun, jarak rupanya tidak pernah menjadi alasan bagi mereka yang benar-benar menganggap pendidikan sebagai panggilan.

Karena itulah, Ketua Yayasan Persekolahan Umat Katolik (SANPUKAT), RD. Yulius Heribertus, S. Fil., M. Th. (RD. Okto), kembali mengunjungi SDK Gusung Karang pada 25–26 Juli 2026. Ini merupakan kunjungan keduanya dalam waktu kurang dari sebulan. Sebelumnya, ia bersama staf SANPUKAT dan Yayasan Vinea Dei telah hadir untuk menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah.

Kali ini, kedatangannya dengan agenda: menyerahkan Surat Keputusan (SK) yang menetapkan Maria Regina Lince, S. Pd. sebagai Kepala SDK Gusung Karang definitif, setelah beberapa tahun mengemban tugas sebagai pelaksana tugas (Plt.) kepala sekolah. Dalam kunjungan tersebut, RD. Okto didampingi Sekretaris Sanpukat, Benyamin Yunianto Bisa, S. Fil.; Operator Sanpukat, Paspora F. Sari; serta Staf Publikasi dan Dokumentasi, Mariemon SS, S. Fil.

Rombongan disambut hangat oleh Plt. Kepala SDK Gusung Karang, Pastor Paroki Maria Orphaniorum Teluk (P. Vian, CSR), Frater TOP (Fr. Dimas, CSR), para guru dan pegawai, perwakilan Pemerintah Desa Koja Gete, para orang tua murid, serta masyarakat setempat. Suasana penyambutan semakin semarak dengan tarian kreasi yang mengantar rombongan menuju sekolah.

Bagi komunitas SDK Gusung Karang, kunjungan tersebut bukan sekadar agenda seremonial. Ia menjadi jawaban atas sebuah penantian yang panjang.

Perwakilan Komite Sekolah yang juga mantan kepala sekolah SDK Gusung Karang, Guru Don, mengungkapkan rasa syukurnya karena untuk pertama kalinya Ketua Sanpukat hadir langsung di sekolah tersebut.

“Sejak tahun 1989, selama saya pertama kali menjadi guru dan mengajar di sini, belum pernah ada kunjungan dari Ketua Sanpukat. Beberapa kali sudah saya usahakan, tetapi selalu gagal. Akhirnya hari ini, Ketua Sanpukat bisa datang melihat langsung keadaan kami di sini. Selamat datang Romo, semoga ada hal baik yang bisa datang ke Gusung Karang ini,” ujarnya.

Ungkapan itu bukan hanya kesaksian tentang sebuah kunjungan, melainkan penanda bahwa pendidikan di wilayah kepulauan tidak lagi dipandang dari kejauhan. Kehadiran menjadi bahasa kepemimpinan yang paling mudah dipahami oleh mereka yang selama ini berada di garis terluar pelayanan.

Komitmen serupa juga ditegaskan Pemerintah Desa Koja Gete. Dalam sambutannya, Beti Yulita selaku perwakilan pemerintah desa menyampaikan bahwa menjaga keberlangsungan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama.

“Pemerintah Desa Koja Gete sadar bahwa menjaga keberlangsungan pendidikan di sini adalah tanggung jawab semua pihak, termasuk pemerintah desa sendiri. Oleh sebab itu, kami selalu mendukung penuh aktivitas pendidikan di sekolah ini. Beberapa waktu lalu, desa juga turut memperjuangkan dana DAU untuk merehabilitasi beberapa bagian sekolah ini, khususnya atap ruang kelas,” ungkapnya.

Sementara itu, Maria Regina Lince, S. Pd., yang resmi menerima amanah sebagai Kepala SDK Gusung Karang definitif, menyampaikan rasa syukur sekaligus permohonan dukungan kepada seluruh warga sekolah.

“Saya sangat berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh para guru, orang tua murid, komite sekolah, dan Romo Ketua Sanpukat. Ini adalah tanggung jawab yang besar, sehingga saya tetap mohon dukungan dari kita semua, berjalan bersama-sama demi membawa sekolah ini ke arah yang lebih baik,” tuturnya.

Usai penyerahan SK, kegiatan dilanjutkan dengan dialog terbuka antara Ketua Sanpukat dan para orang tua murid. Forum tersebut dimanfaatkan untuk memberikan penjelasan mengenai Dana Solidaritas Pendidikan, Dana Solidaritas Pembangunan, dan Sumbangan Pendidikan Katolik (SPK), yang selama ini masih kerap dipahami sebagai satu jenis iuran yang sama.

RD. Okto menjelaskan bahwa ketiganya memiliki tujuan, mekanisme pengelolaan, dan fungsi yang berbeda.

“Dana Solidaritas Pendidikan berbeda dengan Dana Solidaritas Pembangunan, meskipun sama-sama berasal dari Keuskupan. Dana Solidaritas Pendidikan diberikan oleh setiap anak sebesar Rp.10.000 untuk jenjang SD, Rp.15.000 untuk SMP, dan Rp.20.000 untuk SMA. Pembayarannya hanya sekali selama berada pada jenjang pendidikan tersebut dan disetor melalui paroki. Dana ini digunakan membantu saudara-saudara kita dalam bentuk beasiswa ataupun membantu sekolah yang membutuhkan penanganan segera melalui proposal,” jelasnya.

Ia juga menerangkan bahwa SPK merupakan kontribusi setiap sekolah untuk mendukung keberlangsungan operasional Yayasan.

“Sumbangan Pendidikan Katolik atau SPK merupakan sumbangan dari setiap peserta didik sebesar Rp1.000 setiap bulan selama berada pada jenjang pendidikan tersebut. Dana ini dipakai untuk kebutuhan operasional Sanpukat, seperti pengadaan kertas, tinta printer, transportasi kunjungan ke sekolah-sekolah, listrik, air, serta berbagai kebutuhan pelayanan lainnya,” tambahnya.

Penjelasan tersebut disambut positif oleh para orang tua dan Komite Sekolah. Mereka menyatakan memahami perbedaan ketiga jenis dana tersebut dan bersedia terlibat aktif memenuhi kewajiban sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam mendukung pendidikan.

SDK Gusung Karang sendiri menyimpan sejarah panjang. Sekolah ini telah berdiri lebih dari tujuh puluh tahun. Dahulu, bangunannya berada di Pulau Gusung Karang. Namun, gempa bumi dan tsunami pada 12 Desember 1992 menghancurkan sekolah tersebut. Setelah bencana, bangunan utama dipindahkan ke Nanga, sekitar dua kilometer dari lokasi lama, dan menerapkan sistem kelas jauh. Hingga kini, pusat kegiatan belajar berada di Nanga, sementara bangunan di Gusung Karang difungsikan sebagai kelas jauh untuk peserta didik kelas III dan V.

Keunikan lain sekolah ini terletak pada keberagaman peserta didiknya. Tidak hanya anak-anak beragama Katolik, SDK Gusung Karang juga menjadi rumah belajar bagi anak-anak beragama Islam. Mereka tumbuh bersama dalam semangat saling menghormati, berbagi ruang yang sama, dan belajar bahwa pendidikan selalu lebih kuat daripada sekat-sekat perbedaan.

Di gugusan Teluk Maumere, SDK Gusung Karang mungkin berdiri jauh dari hiruk-pikuk kota. Namun, masa depan tidak pernah ditentukan oleh letak geografis. Ia ditentukan oleh keberanian siapa pun yang bersedia menyeberangi gelombang, menghadirkan harapan, dan memastikan bahwa tak satu pun anak kehilangan haknya untuk memperoleh pendidikan yang bermutu. (Wue Admin)

Category: Berita, Humaniora

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • 2026
  • 2025
  • 2024
  • 2023
  • 2022

BERAGAM INFORMASI SANPUKAT

BeritaHumaniora

MENEMBUS LAUTAN, MENJAWAB KERINDUAN: KETUA SANPUKAT RESMIKAN KEPEMIMPINAN BARU SDK GUSUNG KARANG

Ada kerinduan yang tidak pernah benar-benar mati. Ia tinggal diam di sudut-sudut hati, menunggu seseorang datang untuk menjawabnya. Seperti seorang ...
Baca Selanjutnya
28 Juli 2026 / Sanpukatadmin
Berita

SANPUKAT DUKUNG PENYELENGGARAAN PKBM LASKAR PELANGI SIKKA DI SDK MAUMERE III

Yayasan Persekolahan Umat Katolik (SANPUKAT) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Sikka ...
Baca Selanjutnya
28 Juli 2026 / Sanpukatadmin
Berita

BERJALAN DALAM KERENDAHAN HATI, SMPK ST. YOHANES TILANG BUKA TAHUN AJARAN 2026/2027

Komunitas pendidikan SMPK St. Yohanes Tilang mengawali tahun ajaran 2026/2027 dengan perayaan ekaristi pembukaan tahun ...
Baca Selanjutnya
28 Juli 2026 / Sanpukatadmin

IKUTI PERLINDUNGAN ANAK KINDERMISSIONWERK

SANPUKAT–Kindermissionswerk Serahkan Hadiah Lomba Perlindungan Anak di SDK Habi
Kindermissionwerk

MEAL OFFICER SANPUKAT-KINDERMISSIONWERK SERAHKAN HADIAH LOMBA PERLINDUNGAN ANAK SDK HABI

Maumere, Berita SANPUKAT – Monitoring, Evaluation, Analysis, and Learning (MEAL) Officer SANPUKAT & Kindermissionswerk–Jerman, Christian Romario menyerahkan hadiah lomba The ...
Baca Selanjutnya
9 Agustus 2025 / Sanpukatadmin
Kindermissionwerk

MENJADI MICROSOFT INNOVATIVE EDUCATOR EXPERT DARI WEBINAR BERSAMA KOMDIGI, MICROSOFT, BERSAMA FOCUS AND TARGET

Pada Selasa, 8 Juli 2025, seorang staff SANPUKAT Christian Romario mengikuti sebuah webinar nasional bertajuk ...
Baca Selanjutnya
10 Juli 2025 / Sanpukatadmin

RASA NYAMAN BERSAMA RENUNGAN SANPUKAT

Renungan

SANPUKAT BERI APRESIASI UNTUK TUTOR TERBAIK KEGIATAN “MERATUS NORA GASING”

Ketua Yayasan Persekolahan Umat Katolik (SANPUKAT), RD. Yulius Heribertus, S. Fil., M. Th., memberikan apresiasi kepada Bertholdus Bhunga, S. Pd., ...
Baca Selanjutnya
Renungan

SANPUKAT KEMBALI MENGADAKAN SOSIALISASI AKSI SOLIDARITAS PENDIDIKAN, RD. KANIS MBANI TEGASKAN ‘AKSI SOLIDARITAS INI BUKAN HUTANG’ (TPAPT HABIKEWA, H2B, DAN LIO)

Bersama Badan Aksi Solidaritas Pendidikan Keuskupan Maumere (KUM), Yayasan Persekolahan Umat Katolik (SANPUKAT) kembali mengadakan sosialisasi aksi solidaritas pendidikan pekan ...
Baca Selanjutnya
Renungan

PERAYAAN EKARISTI ZIARAH SEKOLAH NAUNGAN SANPUKAT

TPE ZIARAH 2025 FIX REVISIUnduh ...
Baca Selanjutnya

IKUTI GALERY SANPUKAT

Galery

GALERI AKREDITASI SEKOLAH-SEKOLAH SANPUKAT NOVEMBER 2025

Pada November 2025, ada beberapa sekolah Sanpukat yang mengadakan visitasi akreditasi. Berikut foto-foto akreditasi yang dikumpulkan Mimin ...
Baca Selanjutnya
TERIMA KASIH YANG TULUS KEPADA BPK. ANDREAS HUGO PARERA
Galery

TERIMA KASIH YANG TULUS KEPADA BPK. ANDREAS HUGO PARERA

Perjalanan panjang Yayasan Persekolahan Umat Katolik (SANPUKAT) dalam melanjutkan warisan misi pendidikan Katolik lewat sekolah-sekolah di bawah naungannya tidak hanya ...
Baca Selanjutnya
pelatihanhari ke V sanpukat dan smipa disada
Galery

GALERY PELATIHAN HARI KE V SANPUKAT BERSAMA DENGAN SMIPA DISADA

Pelatihan hari ke V Smipa Disada bersama guru dan tutor SANPUKAT berfokus pada presentasi modul literasi, Sabtu (16/12/2023) ...
Baca Selanjutnya
© 2026 sanpukatmaumere | Powered by Minimalist Blog WordPress Theme