Beberapa sekolah Sanpukat, baik yang berada di wilayah timur dan barat, mengadakan proses akreditasi sekolah pada pekan lalu, antara 18-23 Mei 2026. Proses ini berlangsung bertepatan dengan pekan pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Jenjang (ASAJ) pada minggu yang sama.
Di wilayah barat, sekolah yang mengadakan akreditasi di antaranya SDK Bloro, SDK Detuleda, SDK Niobewa, dan SDK Nuabhana. Sementara di wilayah timur antara lain SDK Waigete, SDK Wolomude, dan SDK Bei.
Ketua Yayasan Persekolahan Umat Katolik (SANPUKAT), RD. Yulius Heribertus, S. Fil., M. Th., menegaskan kepada para kepala sekolah dan guru, bahwa para asesor yang hadir dalam proses tersebut adalah tim penilai yang punya tujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolah masing-masing.
“Para asesor yang hadir bersama kita bukanlah hakim yang menakutkan bagi kita. Mereka memiliki visi yang sama seperti kita, yaitu berjuang agar anak-anak memperoleh mutu pendidikan yang layak. Saya harap agar sekolah dan guru yang tetap mempertahankan hal-hal positif di sekolah, bukan saja semata-mata untuk kepentingan akreditasi saja, tetapi juga untuk proses penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar ke depannya,” ujar RD. Okto.
Ketua Sanpukat juga secara khusus mengucapkan terima kasih kepada para asesor yang dengan setia mengunjungi sekolah-sekolah Sanpukat untuk menjalankan proses akreditasi.
“Terima kasih kepada para asesor yang sudah mengunjungi sekolah-sekolah kami. Ada juga beberapa sekolah di wilayah barat dikunjungi oleh asesor yang sama, Bapak Wilhelmus Wangga, S. Pd., dan Bapak Oskar Yosef, S. Pd., di SDK Niobewa, SDK Detubhana, dan SDK Bloro. Juga Bapak Darius Ture, S. Pd., SD., dan Bapak Simon Petrus Kita Ngantu. S. Pd., M. Pd., di SDK Wolomude dan SDK Bei,” ujar RD. Okto.
“Sekali lagi terima kasih, dan saya juga memohon maaf, apabila ada satu dua hal yang kurang berkenan selama kunjungan ke sekolah-sekolah Sanpukat. Semoga hasilnya positif dan menggembirakan,” sambungnya lagi. (Wue Admin)

