Ketua Yayasan Persekolahan Umat Katolik (SANPUKAT), RD. Yulius Heribertus, S. Fil., M. Th. (RD. Okto), secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) yang menetapkan Monika Geru, S. Pd., sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SDK Lei Palue. Penyerahan SK berlangsung pada Senin, 28 September 2026, di Kantor SANPUKAT.
Monika Geru merupakan guru yang telah mengabdikan diri di SDK Lei Palue selama 18 tahun. Guru kelahiran Elamelo tahun 1979 ini juga telah menjalankan tugas sebagai Plt Kepala SDK Lei Palue selama kurang lebih enam tahun. Dengan pengalaman panjang tersebut, Monika diharapkan mampu melanjutkan tugas kepemimpinan sekolah sekaligus memperkuat kerja sama dengan para guru, orang tua, peserta didik, dan berbagai pihak yang mendukung penyelenggaraan pendidikan di SDK Lei Palue.
Dalam keterangannya, Monika menyampaikan bahwa masih terdapat sejumlah kebutuhan yang perlu mendapat perhatian untuk mendukung proses pendidikan di sekolah. Salah satunya adalah pembangunan pagar sekolah dan penyediaan bak air.
Menurutnya, pagar sekolah penting untuk memberikan batas dan perlindungan bagi lingkungan sekolah, sekaligus menciptakan ruang belajar yang lebih aman dan tertata bagi peserta didik. Sementara itu, bak air dibutuhkan untuk mendukung ketersediaan air bersih bagi kebutuhan sehari-hari di lingkungan sekolah.
“Yang masih kami butuhkan antara lain pagar sekolah dan bak air. Pagar penting supaya lingkungan sekolah lebih aman dan tertata, terutama untuk anak-anak. Sementara bak air sangat kami butuhkan untuk mendukung ketersediaan air bagi kebutuhan sekolah,” ujar Monika.
Di tengah berbagai keterbatasan tersebut, Monika berharap semangat kebersamaan dan kerja sama yang selama ini terbangun antara SDK Lei Palue dan SANPUKAT dapat terus dipelihara.
“Saya berharap semangat dan kerja sama yang baik antara sekolah dan SANPUKAT tetap terjaga. Dengan kerja sama yang baik, kita bisa bersama-sama menciptakan sekolah yang aman dan nyaman untuk belajar, membangun semangat solidaritas, serta membentuk anak-anak yang berakhlak mulia,” katanya.
Sementara itu, RD. Okto menegaskan bahwa penyerahan SK bukan hanya berkaitan dengan penetapan tugas kepemimpinan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya SANPUKAT memastikan sekolah-sekolahnya terus berjalan dan berkembang sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Menurutnya, pengalaman dan pengabdian yang telah dimiliki Monika menjadi modal penting dalam menjalankan tugas sebagai Plt Kepala SDK Lei Palue. Ia juga mengajak agar kepemimpinan di sekolah terus dibangun melalui kerja sama dan komunikasi yang baik.
“Kepemimpinan di sekolah bukan hanya soal menjalankan tugas administratif, tetapi bagaimana seorang kepala sekolah mampu hadir, mendengarkan, bekerja bersama para guru, dan melihat kebutuhan sekolah secara nyata. Pengalaman Ibu Monika selama 18 tahun tentu menjadi bekal yang sangat berarti untuk menjalankan tugas ini,” ungkap RD. Okto.
Ia juga menekankan bahwa kebutuhan fisik sekolah, seperti pagar dan fasilitas air, perlu menjadi perhatian bersama karena berkaitan langsung dengan terciptanya lingkungan pendidikan yang aman dan layak bagi peserta didik.
“Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak untuk belajar. Karena itu, kebutuhan-kebutuhan sekolah harus terus kita lihat dan perjuangkan bersama sesuai dengan kemampuan dan kondisi yang ada,” terang RD. Okto. (Wue Admin)

