Kabar gembira datang dari beberapa TK milik Yayasan Persekolahan Umat Katolik (SANPUKAT), yaitu TK St. Paulus Ohe, TK St. Petrus Watuwitir, TK St. Agustinus Wololora, dan TK Ate Dhoa Wolofeo. Proses akreditasi yang berlangsung beberapa waktu lalu akhirnya membuahkan hasil yang memuaskan bagi sekolah-sekolah tersebut.
“Puji Tuhan, proses akreditasi berlangsung dengan baik. Kami senang dan puas karena ada masukan dari para asesor yang akan sangat berguna bagi perkembangan TK St. Paulus Ohe ke depannya,” demikian keterangan dari Ibu Punifah Indra Wati, Kepala Sekolah TK St. Paulus Ohe.

Hal senada juga disampaikan oleh Ardiana Pilomena Siong, Tenaga Administrasi TK St. Agustinus Wololora. Meski awalnya mengaku agak takut dan cemas menghadapi proses akreditasi, Ibu Ardiana dan rekan-rekan tetap percaya diri dan bersyukur atas hasil akreditasi tersebut.

“Kami awalnya merasa cemas menjelang proses tersebut, karena belum sepenuhnya memahami soal akreditasi, dan apa saja yang perlu kami siapkan. Tapi kami tetap percaya diri dan berserah pada Tuhan; apapun hasilnya kami tetap terima. Syukurlah, hasilnya cukup memuaskan untuk kami,” ujarnya.
Ketua Sanpukat, RD. Yulius Heribertus, S. Fil, M. Th., menerangkan bahwa akreditasi sekolah adalah proses penilaian kualitas sekolah yang dilakukan oleh lembaga independen untuk memastikan bahwa sekolah tersebut memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.
Menurutnya, akreditasi ini penting untuk mengetahui kualitas pendidikan dan menjadi salah satu peran kunci dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolah.
“Terima kasih kepada BAN dan para asesor yang sudah memberikan cahaya baru bagi sekolah-sekolah, khususnya sekolah-sekolah naungan Sanpukat. Terima kasih juga kepada para kepala sekolah, guru, komite, anak-anak, dan semua pihak yang sudah membantu sehingga proses akreditasi berjalan lancar sampai selesai.”

Berkaitan dengan hasil akreditasi dari empat sekolah tersebut, TK St. Paulus Ohe, TK St. Petrus Watuwitir, dan TK St. Agustinus Wololora mendapat akreditasi ‘B’, sementara TK Ate Dhoa Wolofeo meraih status akreditasi ‘A’. Proficiat! (Mariemon).

