Ketua Yayasan Persekolahan Umat Katolik (SANPUKAT), RD. Yulius Heribertus, S. Fil., M. Th. (RD. Okto), secara resmi memperpanjang masa bakti Theresia Maria Yustane, S. Pd., sebagai pelaksana tugas (Plt) Kepala SDK Aebubu. Perpanjangan tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) di Kantor SANPUKAT, Senin, 5 Oktober 2026.
Theresia telah mengabdi sebagai guru di SDK Aebubu selama delapan tahun. Perpanjangan masa tugas ini menjadi bagian dari upaya SANPUKAT untuk menjaga keberlangsungan kepemimpinan dan pelayanan pendidikan di sekolah, sekaligus mendorong peningkatan mutu pembelajaran bagi para peserta didik, khususnya di Aebubu.
Dalam kesempatan tersebut, Theresia juga menyampaikan sejumlah kebutuhan mendesak yang perlu mendapat perhatian untuk menunjang kegiatan belajar-mengajar di SDK Aebubu. Salah satu kebutuhan utama ialah pembangunan pagar pengaman sekolah, mengingat kondisi lingkungan halaman sekolah yang berada di area curam. Keberadaan pagar pengaman dinilai penting untuk memberikan perlindungan dan meningkatkan keselamatan peserta didik maupun tenaga pendidik selama berada di lingkungan sekolah.
Selain persoalan keselamatan, SDK Aebubu saat ini telah mendapatkan program revitalisasi untuk tujuh ruangan, yang terdiri atas enam ruang kelas dan satu ruang administrasi. Dukungan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas sarana pembelajaran dan menunjang pelaksanaan administrasi sekolah secara lebih baik.
Meski demikian, sekolah masih membutuhkan sejumlah fasilitas pendukung lainnya, terutama ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan ruang perpustakaan. Kedua fasilitas tersebut memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan peserta didik, membangun kebiasaan hidup sehat, serta menumbuhkan budaya membaca dan meningkatkan literasi sejak dini.
Ketua SANPUKAT, RD. Okto, menegaskan bahwa perpanjangan masa tugas kepala sekolah tidak hanya berkaitan dengan keberlanjutan kepemimpinan, tetapi juga dengan tanggung jawab bersama untuk terus membenahi kualitas pelayanan pendidikan.
“Menjadi kepala sekolah bukan sekadar menjalankan tugas administratif, tetapi juga mengambil bagian dalam tanggung jawab besar untuk memastikan anak-anak mendapatkan pendidikan yang baik, aman, dan bermutu. Karena itu, saya berharap Ibu Theresia terus menjalankan tugas ini dengan penuh tanggung jawab, membangun kerja sama dengan para guru, orang tua, dan masyarakat, serta memberikan perhatian terhadap kebutuhan setiap peserta didik,” ungkap RD. Okto.
Ia juga menekankan pentingnya memperhatikan aspek keselamatan dan kelengkapan fasilitas sekolah. Menurutnya, lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman merupakan salah satu unsur penting dalam mendukung proses belajar-mengajar yang efektif.
“Pagar pengaman menjadi kebutuhan yang perlu diperhatikan secara serius karena menyangkut keselamatan anak-anak. Selain itu, keberadaan ruang UKS dan perpustakaan juga perlu menjadi perhatian agar sekolah tidak hanya menyediakan ruang untuk belajar, tetapi juga mendukung kesehatan, kebiasaan membaca, dan perkembangan karakter peserta didik,” terang RD. Okto. (Wue Admin)

