Benih yang baik tidak hanya membutuhkan tanah yang subur, tetapi juga tangan-tangan yang setia merawatnya. Demikian pula pendidikan. Prestasi yang kelak dipetik seorang anak tidak lahir begitu saja, melainkan bertumbuh dari iman yang ditanamkan sejak dini dan kasih yang terus dipelihara setiap hari, baik di tengah keluarga maupun di sekolah.
Semangat inilah yang mewarnai pembukaan Tahun Ajaran Baru 2026/2027 di SDK Bloro pada Senin (27/7/2026). Ketua Yayasan Persekolahan Umat Katolik (SANPUKAT), RD. Yulius Heribertus, S. Fil., M. Th. (RD. Okto), menghadiri perayaan yang diawali dengan Ekaristi Kudus bersama seluruh warga sekolah. Perayaan dipimpin oleh Pastor Paroki Sanctissima Trinitas Bloro, RD. Silvester Oba, dengan RD. Okto sebagai imam konselebran, mengusung tema “Menabur Iman, Bertumbuh dalam Kasih, Berbuah dalam Prestasi.”
Hadir pula dalam kesempatan tersebut Kepala SMPK Sanctissima Trinitas Bloro, Ludolfus Geloy Murin, S. Pd., para guru dan murid TK Bloro, komite sekolah, perwakilan sekolah-sekolah sekitar, diakon, serta para orangtua peserta didik.

Dalam homilinya, RD. Silvester Oba menegaskan bahwa tema perayaan tidak dapat diwujudkan tanpa keterlibatan keluarga. Menurutnya, orangtua merupakan pendidik pertama dan utama yang menentukan arah pertumbuhan iman, karakter, dan kepribadian anak-anak.
“Orangtua adalah pendidik yang pertama dan utama. Karena itu, kita harus mampu memberikan teladan yang baik kepada anak-anak melalui sikap dan tutur kata kita. Demikian juga dalam kehidupan berumah tangga, hidup bermasyarakat, maupun hidup menggereja, orangtua harus selalu menjadi contoh yang baik. Demikian pun anak-anak, hendaknya meneladani hal-hal baik yang dilakukan orangtua, sedangkan yang buruk jangan diikuti,” pesan salah satu pastor paroki yang sangat memperhatikan sekolah-sekolah Sanpukat di wilayah parokinya ini.
Baginya, prestasi sejati bukan hanya diukur dari nilai akademik, melainkan dari karakter yang dibentuk melalui keteladanan, kasih, dan kehidupan iman yang dialami anak-anak setiap hari.

Sejalan dengan tema tersebut, Ketua Sanpukat, RD. Okto, mengajak seluruh warga sekolah untuk terus menjaga dan mengembangkan sekolah-sekolah Katolik sebagai tempat menabur benih-benih kehidupan yang akan menghasilkan buah bagi masa depan Gereja dan masyarakat.
“Sekolah-sekolah Sanpukat adalah warisan emas yang ditinggalkan oleh para orangtua bersama para misionaris kita terdahulu. Mereka memahami bahwa hal paling berharga yang dapat diwariskan kepada generasi berikutnya adalah pendidikan. Oleh sebab itu, kita semua mempunyai tanggung jawab untuk menjaga, merawat, dan membangun sekolah-sekolah kita ini dengan sebaik-baiknya,” tegas RD. Okto.
Dalam rangkaian acara tersebut, Ketua Sanpukat juga menyerahkan Surat Keputusan yang menetapkan Inocentia Sisilia Erniyanti Malar, S. Pd., sebagai Kepala SDK Bloro secara definitif. Penetapan tersebut menjadi pengakuan atas pengabdiannya setelah sejak tahun 2021 menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala SDK Bloro.

Mengawali masa kepemimpinannya secara definitif, Inocentia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan kepadanya.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada para orangtua murid, komite sekolah, Ketua Sanpukat, serta seluruh bapak dan ibu guru atas kepercayaan dan tanggung jawab yang diberikan kepada saya. Saya memohon dukungan dan kerja sama dari semua pihak agar kita bersama-sama dapat terus mengembangkan SDK Bloro menjadi sekolah yang semakin baik di masa yang akan datang,” ungkapnya.

Pembukaan tahun ajaran baru di SDK Bloro menjadi pengingat bahwa tema “Menabur Iman, Bertumbuh dalam Kasih, Berbuah dalam Prestasi” bukan sekadar slogan yang menghiasi altar perayaan. Ketika sekolah, keluarga, Gereja, dan yayasan berjalan bersama, benih-benih itu akan tumbuh menjadi generasi yang mampu menjadi garam dengan ilmu pengetahuan, karakter, dan iman yang kokoh. (Wue Admin)

