Lidia Saminsi, S. Pd., secara resmi ditetapkan sebagai Kepala TK St. Agustinus Wololora. Penetapan tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) secara definitif oleh Ketua Yayasan Persekolahan Umat Katolik (SANPUKAT), RD. Yulius Heribertus, S. Fil., M. Th. (RD. Okto), pada Selasa, 21 Juli 2026, di Kantor SANPUKAT.
Penetapan ini menjadi langkah baru bagi Lidia dalam mengemban tanggung jawab kepemimpinan di lembaga pendidikan yang berada dalam wilayah Paroki Sta. Maria Immaculata Lela tersebut.
Guru kelahiran Lela ini sendiri bukanlah sosok yang sepenuhnya baru bagi TK St. Agustinus Wololora. Ia telah mengabdikan diri di sekolah tersebut selama kurang lebih satu tahun sebelum dipercaya untuk memimpin lembaga pendidikan tersebut.
Sebagai kepala sekolah yang baru, Lidia menyadari bahwa masih terdapat sejumlah kebutuhan yang perlu mendapat perhatian untuk mendukung proses pendidikan dan pelayanan di sekolah.
Salah satu kebutuhan yang dirasakan cukup mendesak adalah fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) yang hingga kini masih belum memadai. Selain itu, sekolah juga membutuhkan tambahan alat peraga serta permainan kreatif bagi anak-anak.
“Untuk saat ini, kebutuhan MCK masih belum memadai. Selain itu, kami juga membutuhkan tambahan alat peraga atau permainan kreatif untuk anak-anak karena sebagian yang ada sudah mulai rusak,” tutur Lidia.
Kebutuhan tersebut menjadi semakin penting seiring dengan bertambahnya jumlah murid yang dilayani oleh TK St. Agustinus Wololora. Menurut Lidia, ketersediaan fasilitas dan sarana pembelajaran yang memadai akan sangat membantu anak-anak untuk belajar dan bermain dalam suasana yang lebih menyenangkan.
Sementara itu, RD. Okto menyampaikan ucapan proficiat kepada Lidia atas kepercayaan dan tanggung jawab baru yang dipercayakan kepadanya. Ia juga mengapresiasi kesediaan Lidia untuk menerima tugas tersebut serta bersedia mengambil bagian dalam memimpin dan mengembangkan TK St. Agustinus Wololora.
“Proficiat untuk Ibu Lidia. Terima kasih karena sudah bersedia menerima tugas dan tanggung jawab ini. Menjadi kepala sekolah bukan hanya soal jabatan, tetapi terutama tentang kesediaan untuk melayani, memimpin, dan bersama-sama mengembangkan sekolah,” ungkap RD. Okto.
Menurutnya, kepemimpinan di sekolah harus dibangun melalui kerja sama, keteladanan, dan komitmen untuk menghadirkan pendidikan yang semakin baik bagi anak-anak.
“Semoga Ibu Lidia dapat menjalankan tugas ini dengan penuh tanggung jawab, membangun kerja sama yang baik dengan para guru, orang tua, dan seluruh komunitas sekolah, sehingga TK St. Agustinus Wololora dapat terus bertumbuh dan memberikan pelayanan pendidikan yang terbaik,” terang RD. Okto. (Wue Admin)

