Ketua Yayasan Persekolahan Umat Katolik (SANPUKAT), RD. Yulius Heribertus, S. Fil., M. Th., secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) yang menetapkan Ludvine Mulyaningsi, S. Pd., sebagai kepala TK Didi Dodo secara definitive, pada Selasa, 26 Mei 2026 di Kantor Sanpukat. SD ini diterima langsung oleh Mulyaningsi, dan secara resmi pula mengakhiri masa kepemimpinannya sebelumnya sebagai Pelaksana Tugas (Plt).
Mulyaningsi sudah mengabdi di TK Didi sejak tahun 2008, setelah menamatkan pendidikan SMA. Seiring berjalananya waktu, ia memutuskan untuk berkuliah, sembari tetap mengajar di sana sampai lulus, dan masih mengabdi sampai hari ini. Ia dinilai menjadi figur yang tepat untuk memimpin sekolah tersebut, mengingat ia sudah melewati banyak hal, peristiwa, dan perubahan selama mengabdi di sekolah yang berada di wilayah Paroki Kathedral St. Yosep Maumere tersebut.
Setelah menerima SK, Mulyaningsi mengaku bahwa pembenahan administrasi akan menjadi PR pertama yang harus ia selesaikan.
“Pertama, mungkin saya harus membenahi dulu administrasi sekolah. Saya juga akan mengajak teman-teman guru agar lebih memperhatikan kebersamaan dan meningkatkan kekompakan lagi, agar kami semua bisa bekerja sama dengan baik demi kebaikan para peserta didik sendiri,” ujar perempuan kelahiran 7 Oktober 1979 ini.
Sementara itu, Ketua Sanpukat, RD. Okto, menegaskan bahwa kepala sekolah adalah sebuah jabatan untuk melayani dan menghadirkan lingkungan sekolah yang bermartabat bagi semua elemen sekolah.
“Penerimaan SK definitif ini bukan sekadar penugasan administratif, tetapi sebuah kepercayaan dan panggilan untuk melayani dengan hati. Saya harap agar Ibu Kepsek bisa menjadi pemimpin yang mampu merangkul guru, mendampingi anak-anak peserta didik, dan menghadirkan sekolah sebagai rumah yang aman, nyaman, serta bermartabat bagi semua,” terang RD. Okto. (Wue Admin)

