Ketua Yayasan Persekolahan Umat Katolik (SANPUKAT), RD. Yulius Heribertus, S. Fil., M. Th. (RD. Okto), secara resmi menunjuk Wilhelmina Kusminata, S. Pd., sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala SDK Gedo menggantikan Agnes Etropia, S.Pd. yang akan memasuki masa purnabakti.
Surat Keputusan (SK) penunjukan tersebut diserahkan langsung oleh RD. Okto di SDK Gedo pada Sabtu, 20 Juni 2026. Penunjukan ini sekaligus menandai estafet kepemimpinan baru di sekolah yang selama ini dikenal sebagai salah satu sekolah Katolik yang terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan pendidikannya di Paroki St. Martinus Bola itu.
Meski baru dua tahun mengabdi di SDK Gedo, Wilhelmina mengaku siap menerima kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia mengakui bahwa perasaannya bercampur aduk ketika namanya dipilih dalam pertemuan bersama para guru dan orang tua murid.
“Saya merasa sangat bersyukur, semangat, dan antusias menerima kepercayaan ini. Jujur, ada sedikit rasa khawatir karena saya belum memiliki pengalaman memimpin sekolah. Namun saya percaya bahwa dengan dukungan para guru, orang tua murid, Sanpukat, serta bimbingan dari para senior, khususnya Ibu Agnes, saya bisa belajar dan menjalankan tugas ini dengan baik,” ungkap Wilhelmina.
Menurutnya, menjadi kepala sekolah merupakan tanggung jawab besar yang membutuhkan kerja sama banyak pihak. Karena itu, ia berharap seluruh warga sekolah dapat terus berjalan bersama dalam membangun SDK Gedo.
Terkait program kerja ke depan, Wilhelmina mengaku belum menyiapkan program khusus yang bersifat besar atau luar biasa. Fokus utamanya saat ini adalah melanjutkan dan mempertahankan berbagai hal baik yang telah dibangun sebelumnya.
“Untuk sementara saya ingin meneruskan program-program yang sudah berjalan dengan baik. Banyak hal positif yang sudah dirintis dan saya merasa perlu menjaga serta mengembangkannya bersama seluruh warga sekolah,” katanya.
Pergantian kepemimpinan ini juga menjadi momen penghormatan atas perjalanan panjang pengabdian Agnes Etropia, S.Pd. di dunia pendidikan Katolik.
Agnes bukanlah sosok baru bagi SDK Gedo. Ia merupakan alumnus SDK Gedo yang kemudian kembali mengabdikan dirinya di sekolah tersebut. Sebelum memasuki masa purnabakti, Agnes tercatat mengajar di SDK Gedo selama tujuh belas tahun. Setelah itu, ia melanjutkan pengabdian di SDK Hokok selama dua belas tahun sebelum kembali ke SDK Gedo dan dipercaya menjadi kepala sekolah selama lima tahun terakhir.
Agnes secara pribadi sendiri mengaku optimistis bahwa Wilhelmina mampu melanjutkan kepemimpinan sekolah dengan baik.
“Saya percaya Ibu Wilhelmina mampu memimpin SDK Gedo. Yang penting adalah mempertahankan hal-hal baik yang sudah ada, menjaga kerja sama yang baik dengan Sanpukat dan berbagai mitra kerja, serta terus merangkul para orang tua murid sebagai bagian penting dalam pendidikan anak-anak,” ujarnya.
Agnes juga berharap semangat kebersamaan yang selama ini terbangun di SDK Gedo tetap dipertahankan dan semakin diperkuat demi kemajuan sekolah.
Sementara itu, Ketua Sanpukat, RD. Okto, menyampaikan ucapan selamat dan proficiat kepada Wilhelmina atas kepercayaan yang diterimanya.
Menurut RD. Okto, menjadi kepala sekolah bukan sekadar jabatan administratif, melainkan sebuah panggilan pelayanan yang membawa tanggung jawab besar bagi masa depan sekolah dan peserta didik.
“Proficiat kepada Ibu Wilhelmina atas kepercayaan yang diberikan. Menjadi kepala sekolah adalah tanggung jawab yang besar. Karena itu, kepercayaan ini harus dijaga dengan sungguh-sungguh melalui kerja keras, keteladanan, dan semangat melayani,” tegasnya. RD. Okto juga mengajak seluruh warga sekolah untuk memberikan dukungan kepada pemimpin yang baru agar proses transisi kepemimpinan dapat berjalan dengan baik dan membawa manfaat bagi perkembangan SDK Gedo. (Wue Admin)

