Dalam Injil Lukas 12:39-48, Yesus mengingatkan para murid agar selalu siap sedia dan setia dalam menjalankan tanggung jawab yang dipercayakan kepada mereka. Salah satu pesan penting dalam perikop ini terdapat dalam perkataan Yesus: “Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut” (Lukas 12:48).
Melalui perumpamaan tentang hamba yang setia dan hamba yang tidak setia, Yesus menunjukkan bahwa setiap kepercayaan pasti membawa tanggung jawab tersebut. Seorang hamba yang baik tidak hanya menunggu kedatangan tuannya, tetapi tetap bekerja dengan sungguh-sungguh meskipun tidak sedang diawasi. Sebaliknya, hamba yang menyalahgunakan kepercayaan menunjukkan bahwa ia belum memahami arti tanggung jawab yang sesungguhnya.
Sabda Yesus ini mengajak kita menyadari bahwa setiap orang memiliki sesuatu yang dipercayakan kepadanya, baik berupa waktu, kemampuan, pengetahuan, jabatan, maupun kesempatan untuk berbuat baik. Semua itu bukan sekadar milik pribadi untuk dinikmati sendiri, melainkan kesempatan untuk membawa manfaat bagi orang lain. Semakin besar kepercayaan yang kita terima, semakin besar pula tanggung jawab yang harus kita jalankan.
Orang yang sungguh bertanggung jawab tidak hanya bekerja dengan baik ketika dilihat atau dipuji, tetapi tetap jujur dan setia meskipun tidak ada yang mengawasi. Sebab, ukuran kesetiaan bukanlah seberapa sering kita mendapat penghargaan, melainkan bagaimana kita menggunakan kepercayaan yang diberikan kepada kita.
Dalam kehidupan sehari-hari di sekolah, Sabda Yesus ini menjadi pengingat bagi seluruh komunitas pendidikan. Para siswa dipercaya untuk belajar, mengembangkan kemampuan, dan membangun karakter; karena itu, mereka diajak untuk belajar dengan tekun, mengerjakan tugas dengan jujur, serta menggunakan pengetahuan untuk membantu sesama. Para guru dan kepala sekolah juga menerima kepercayaan untuk mendidik, membimbing, dan melayani anak-anak dengan penuh tanggung jawab, bukan sekadar menyelesaikan kewajiban atau mengejar hasil yang terlihat. Demikian pula, seluruh warga sekolah dipanggil untuk menjaga fasilitas, menghargai waktu, dan menciptakan lingkungan belajar yang baik bagi semua.
Mari kita bertanya kepada diri sendiri: apakah saya sudah menggunakan kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk membawa kebaikan bagi orang lain? Hari ini, marilah kita mulai dengan melakukan tugas kita secara jujur, tekun, dan penuh tanggung jawab, bahkan ketika tidak ada orang yang melihat. Sebab, kesetiaan dalam hal-hal kecil adalah tanda bahwa kita sungguh menghargai kepercayaan yang telah Tuhan berikan. (Wue Admin)


Amin……Semoga kita selalu setia menjalankan setiap tanggung jawab dengan jujur & tulus, bkn krn dilihat manusia, ttpi krn kita sadar bahwa semua kepercayaan adalah titipan Tuhan yg hrs dipertanggungjawabkan.