SDK Wukur akhir-akhir ini tengah menarik perhatian publik, setelah beberapa waktu lalu, sebuah media ternama melliput berita tentang pengabdian seorang guru di salah satu sekolah milik Yayasan Persekolahan Umat Katolik (SANPUKAT) tersebut.
Menanggapi berita yang mencuat menjelang peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 itu, Ketua Sanpukat, RD. Yulius Heribertus, S. Fil., M. Th., bekerja sama dengan Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (PKO), Patrisius Pederiko, S. Pt, melakukan kunjungan ke SDK Wukur pada Rabu, 7 Mei 2026.
Kunjungan ini dilakukan untuk mengunjungi dan melihat secara dekat, sebagaimana yang diberitakan beberapa waktu lalu. Dalam dialog bersama, Ketua Sanpukat mengungkapkan bahwa sejatinya guru yang bersangkutan juga menerima beberapa tunjangan.
“Guru yang bersangkutan sebenarnya sudah mendapatkan tunjangan profesi (sertifikasi) sejak Januari 2025, tambahan dari komite sekolah, dan insentif daerah. Ini tidak seperti yang disorot media beberapa waktu lalu,” ujar RD. Okto.
Plt. Kadis PKO Sikka mengungkapkan bahwa kehadiran ini untuk memastikan secara langsung kondisi yang dialami para guru di SDK Wukur. Ia juga menggarisbawahi beberapa hal, di antaranya adalah tunjangan daerah dan dana BOS untuk para guru yang belum tersertifikasi.
“Selain mendapat tunjangan daerah, sekolah juga menerima dana BOS yang sepersekian persen digunakan untuk membiayai para guru. Dana BOS yang diposkan untuk guru tersebut bergantung pada jumlah siswa, sehingga jumlahnya barangkali tidak besar di SDK Wukur ini. Sementara dari komite, terus terang dengan kondisi perekonomian masyarakat yang kurang memadai, turut memengaruhi jumlah yang diterima oleh para guru,” tegas Patrisius.

Dalam kesempatan ini pula, Ketua Sanpukat menyampaikan permohonan maaf atas kondisi tersebut, dan mengucapkan terima kasih atas perhatian publik atas dunia pendidikan.
“Pada kesempatan ini juga saya ingin memohon maaf apabila pelayanan pendidikan di sekolah-sekolah kita belum maksimal. Kita selalu mengusahakan yang terbaik untuk pendidikan kita, secara khusus untuk para guru juga. Kami berterima kasih kepada pemerintah pusat dan pemeritah daerah, lewat beberapa kebijakan telah membantu kelancaran penyelenggaraan pendidikan di Sikka ini,” ujar RD. Okto.
“Semoga dengan berita tentang guru di SDK Wukur ini membuka mata pemerintah daerah untuk memperhatikan infrastruktur di wilayah Wukur, secara khusus akses jalan dan jaringan untuk kelancaran pendidikan di sana,” terang RD. Okto. (Wue Admin)

