Perjuangan para guru swasta di Kabupaten Sikka untuk memperoleh perhatian terhadap kesejahteraan dan kesetaraan kesempatan dalam mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mendapat ruang dialog bersama pemerintah daerah.
Ketua Yayasan Persekolahan Umat Katolik (SANPUKAT), RD. Yulius Heribertus, S. Fil., M. Th. (RD. Okto), menghadiri Rapat Koordinasi dan Diskusi Pemerintah Kabupaten Sikka bersama Yayasan Pendidikan dan Guru Tetap Yayasan di Aula Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (PKO) Kabupaten Sikka, Jumat, 16 Oktober 2026.
Pertemuan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memperjuangkan aspirasi para guru swasta yang selama bertahun-tahun menghadapi persoalan kesejahteraan dan keterbatasan akses terhadap peluang pengangkatan sebagai aparatur negara. Kehadiran pemerintah daerah bersama para pimpinan yayasan dan perwakilan guru membuka ruang komunikasi untuk mencari solusi atas persoalan yang dihadapi para pendidik di sekolah swasta.
Dalam pertemuan tersebut, para guru berdialog langsung dengan Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, dan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas PKO Kabupaten Sikka, Patrisius Pederiko, S.Pt. Hadir pula Ketua Majelis Pendidikan Katolik (MPK), para ketua yayasan persekolahan di Kabupaten Sikka, serta perwakilan guru swasta.
Pemerintah Akui Persoalan Kesejahteraan Guru Swasta
Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, mengakui bahwa persoalan kesejahteraan guru swasta telah berlangsung selama bertahun-tahun dan membutuhkan perhatian bersama. Ia menuturkan bahwa pemerintah memahami keprihatinan para guru dan memandang dialog bersama yayasan sebagai bagian penting dalam mencari jalan keluar.
“Pemerintah juga merasa prihatin dan bersimpati dengan kondisi para guru swasta, khususnya berkaitan dengan kesejahteraan. Persoalan ini sudah berlangsung selama bertahun-tahun. Kita mengetahui bahwa guru swasta menjadi tanggung jawab yayasan yang menaungi sekolahnya. Karena itu, diskusi seperti ini penting, termasuk berdialog dengan para ketua yayasan. Pemerintah tidak mungkin membiarkan Bapak dan Ibu berjuang sendiri. Kalau pemerintah melepaskan diri dari persoalan ini, tentu kita tidak akan mengadakan diskusi bersama seperti sekarang,” ungkap Juventus.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa persoalan yang mereka hadapi tidak hanya menjadi perhatian internal yayasan, tetapi juga mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Dialog ini sekaligus menegaskan pentingnya kerja sama antara pemerintah, yayasan pendidikan, dan para guru untuk memperjuangkan kebijakan yang lebih adil.

Guru Swasta Sampaikan Aspirasi
Dalam sesi penyampaian aspirasi, perwakilan guru, Veronika Marlin, S. Pd., menyampaikan beberapa tuntutan yang menjadi perhatian utama para guru swasta. Aspirasi tersebut meliputi kesempatan mengikuti tes PPPK bagi guru honorer tanpa batasan usia, dan perhatian terhadap kesejahteraan guru swasta, serta pendampingan dari dinas dan pemerintah dalam memperjuangkan hak-hak mereka.
“Kami berharap ada kesempatan bagi guru honorer untuk mengikuti tes PPPK tanpa batasan usia, memohon perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan para guru swasta, serta pendampingan dari dinas dan pemerintah dalam perjuangan ini. Apa pun hasilnya nanti, kami akan menerimanya. Namun, kami berharap aspirasi ini sungguh-sungguh diperjuangkan,” kata Veronika.
MPK dan PGRI Dorong Kesetaraan
Ketua Majelis Pendidikan Katolik (MPK) Kabupaten Sikka, Robby Keupung, dalam kesempatan yang sama mengangkat persoalan ketimpangan antara sekolah negeri dan sekolah swasta, terutama berkaitan dengan jumlah peserta didik dan ketersediaan tenaga pendidik.
Ia mengusulkan agar pembangunan sekolah negeri baru perlu ditinjau kembali dengan mempertimbangkan keberadaan sekolah swasta yang telah lebih dahulu melayani masyarakat. Menurutnya, pertumbuhan sekolah negeri yang tidak memperhatikan keseimbangan dapat berdampak pada berkurangnya jumlah murid dan guru di sekolah swasta.
“Saya menawarkan agar pembangunan sekolah negeri baru perlu dikaji kembali, karena dampaknya dapat membuat sekolah swasta kekurangan guru. Selain itu, saya juga mengusulkan agar guru PPPK dan ASN yang telah diangkat dapat dikembalikan ke sekolah asalnya, sehingga tidak terjadi ketimpangan yang terlalu jauh antara jumlah guru di sekolah negeri dan sekolah swasta,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Sikka, Fransesko Losi, S.Pd.SD., menegaskan pentingnya kesetaraan kesempatan bagi seluruh guru, termasuk mereka yang mengabdi di sekolah swasta, dalam mengikuti seleksi formasi PPPK maupun ASN.
“Kami memohon agar pemerintah memberikan kesempatan yang setara kepada para guru swasta untuk mengikuti seleksi formasi PPPK atau ASN. Jangan sampai ada diskriminasi dalam regulasi yang menyebabkan guru swasta tidak memiliki kesempatan yang sama, padahal mereka juga telah memberikan pengabdian nyata bagi dunia pendidikan,” tegas Fransesko.
Berbagai masukan tersebut memperlihatkan bahwa perjuangan guru swasta tidak hanya berkaitan dengan kesejahteraan, tetapi juga menyangkut keadilan akses terhadap kesempatan pengembangan karier, penataan tenaga pendidik, dan keberlangsungan sekolah swasta sebagai bagian dari sistem pendidikan di Kabupaten Sikka.

Bupati Siap Fasilitasi Perjuangan ke Tingkat Pusat
Menanggapi berbagai aspirasi yang disampaikan, Bupati Sikka menyatakan kesediaannya untuk membantu mengupayakan agar perjuangan para guru swasta dapat memperoleh perhatian pada tingkat yang lebih tinggi. Ia juga membuka kemungkinan memfasilitasi keberangkatan maupun pertemuan dengan pihak kementerian terkait.
“Kita akan berusaha agar perjuangan ini dapat terwujud. Saya juga bersedia memfasilitasi keberangkatan atau pertemuan dengan pihak kementerian untuk menyampaikan aspirasi ini. Namun, saya tidak bisa memberikan garansi bahwa perjuangan kita pasti berhasil. Yang bisa kita lakukan adalah terus berusaha, membangun komunikasi, dan memperjuangkan aspirasi ini bersama-sama,” ujar Bupati.
Dukungan juga disampaikan oleh Plt. Kepala Dinas PKO Kabupaten Sikka, Patrisius Pederiko, S.Pt., yang menegaskan komitmennya untuk terus mendukung para guru dalam memperjuangkan aspirasi mereka.
Ketua SANPUKAT Apresiasi Keterbukaan Pemerintah
Sebagai Ketua Yayasan Persekolahan Umat Katolik (SANPUKAT), yayasan yang menaungi sekolah dalam jumlah besar di Kabupaten Sikka, RD. Okto menyambut baik respons Pemerintah Kabupaten Sikka terhadap perjuangan para guru swasta. Ia menyampaikan terima kasih kepada Bupati Sikka beserta jajaran pemerintah daerah yang telah membuka ruang dialog dan bersedia mendengarkan langsung aspirasi para guru.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sikka, secara khusus kepada Bapak Bupati yang telah bersedia hadir dan memfasilitasi dialog ini. Bagi kami, kesempatan untuk duduk bersama, berdiskusi, dan menyampaikan aspirasi secara langsung merupakan langkah yang sangat penting. Perjuangan para guru swasta ini membutuhkan dukungan dan kerja sama semua pihak. Kami berharap komunikasi yang sudah dibangun hari ini dapat berlanjut menjadi langkah-langkah konkret untuk memperjuangkan kesejahteraan dan kesetaraan kesempatan bagi para guru,” terang RD. Okto.
Ia menegaskan bahwa perjuangan guru swasta merupakan persoalan bersama yang membutuhkan keterlibatan pemerintah, yayasan pendidikan, dan berbagai pemangku kepentingan. Para guru telah mengambil bagian penting dalam mencerdaskan kehidupan masyarakat, termasuk melalui pelayanan pendidikan di sekolah-sekolah swasta yang tersebar hingga ke wilayah pelosok. (Wue Admin)


Saya sangat senang dan puas karena hari kita bisa bertemu langsung dengan bapak bupati Sikka, Plt Kadis PKO, Ketua MPK, Ketua 2 Yayasan, Ketua PGRI dan tentunya para guru honor swasta yang sedang memperjuangkan nasib. Puas karena bisa mendengar langsung pernyataan dari Bapak Bupati SIKKA bahwa beliau mendukung penuh perjuangan guru honor ini. Tetapi kita harus melewati tahapan2 yang panjang ibaratnya tidak segampang membalikkan telapak tangan. Semoga aspirasi para guru honor didengungkan sampai di Senayan dan didampingi oleh dinas2 terkait salah satunya adalah Dinas PKO. Dan semoga perjuangan ini berjalan lebih cepat sebelum dirilis UU untuk formasi tes nanti. Salam Guru honor swasta mari berjuang🙏🏻💪🏻❤️