Ketua Yayasan Persekolahan Umat Katolik (SANPUKAT), RD. Yulius Heribertus, S. Fil., M. Th. (RD. Okto), secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) yang menetapkan Agnes Sumiati Nona Eta, S. Pd., sebagai pelaksana tugas (Plt) Kepala SDK Krado. Penyerahan SK tersebut berlangsung di Kantor SANPUKAT, Kamis, 8 Oktober 2026.
Penetapan ini menjadi bagian dari upaya SANPUKAT untuk memastikan keberlangsungan kepemimpinan dan pelayanan pendidikan di sekolah-sekolah yang berada di bawah naungannya. Dengan tugas baru ini, Agnes diharapkan mampu melanjutkan pengabdian, memperkuat tata kelola sekolah, serta mendorong terciptanya lingkungan belajar yang semakin baik bagi para peserta didik.
Agnes Sumiati Nona Eta, guru kelahiran September 1984, bukanlah sosok baru bagi SDK Krado. Ia telah mengabdikan diri selama sepuluh tahun di sekolah yang berada di wilayah Paroki St. Martinus Bola tersebut. Pengalaman selama satu dekade itu menjadi bekal penting dalam menjalankan tanggung jawab kepemimpinan di sekolah.
Dalam keterangannya, Agnes menyampaikan bahwa salah satu hal yang perlu mendapat perhatian saat ini ialah kondisi sarana dan prasarana sekolah, terutama meja dan kursi siswa yang sebagian mulai mengalami kerusakan.
“Untuk fasilitas sekolah, saat ini meja dan kursi siswa sudah mulai rusak sehingga perlu mendapat perhatian. Selain itu, fasilitas sanitasi juga masih terbatas. Saat ini, toilet yang tersedia hanya untuk guru, sedangkan toilet khusus bagi siswa belum ada,” ungkap Agnes.
Di sisi lain, Agnes menyampaikan bahwa SDK Krado saat ini tengah mendapatkan bantuan revitalisasi dengan alokasi pembangunan empat ruang kelas. Program tersebut menjadi kesempatan penting bagi sekolah untuk meningkatkan kualitas fasilitas pembelajaran. Namun, prosesnya masih berada dalam tahap pengurusan berbagai persyaratan administrasi.
“Puji Tuhan, saat ini sekolah kami mendapatkan dana revitalisasi dengan menu empat ruang kelas. Kami sedang mengurus berbagai hal administrasi yang diperlukan agar program ini dapat berjalan dengan baik. Kami berharap seluruh prosesnya dapat diselesaikan sehingga pembangunan bisa segera direalisasikan,” jelasnya.
Bantuan revitalisasi tersebut diharapkan dapat mendukung tersedianya ruang belajar yang lebih layak dan nyaman bagi peserta didik. Selain itu, perhatian terhadap fasilitas pendukung, seperti meja, kursi, dan sanitasi siswa, tetap menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan pendidikan di SDK Krado.
Sementara itu, RD. Okto menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada seorang kepala sekolah bukan sekadar penugasan administratif, melainkan juga tanggung jawab untuk melayani, mendampingi guru, dan memastikan peserta didik memperoleh pendidikan yang berkualitas.
Menurutnya, kepemimpinan sekolah perlu dijalankan dengan semangat pengabdian, tanggung jawab, serta komitmen untuk terus membangun kualitas pendidikan, baik dari segi akademik maupun pembentukan karakter.
“Menjadi kepala sekolah berarti menerima tanggung jawab untuk melayani dan mengembangkan seluruh potensi yang ada di sekolah. Saya berharap Ibu Agnes menjalankan tugas ini dengan penuh tanggung jawab, membangun kerja sama yang baik dengan para guru, orang tua, dan masyarakat, serta memberikan perhatian terhadap kebutuhan peserta didik,” terang RD. Okto.
Ia juga berharap agar berbagai program pengembangan sekolah, termasuk revitalisasi ruang kelas, dapat dipersiapkan dan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pengelolaan yang baik, menurutnya, menjadi salah satu kunci agar bantuan yang diterima benar-benar memberikan manfaat bagi perkembangan sekolah. (Wue Admin)


Slmt & proficiat kepada Ibu Agnes Sumiati Nona Eta, S.Pd. atas kepercayaan sebagai Plt. Kepala SDK Krado. Semoga senantiasa diberi kebijaksanaan, kekuatan & ketulusan hati dlm memimpin serta melayani demi kemajuan pendidikan. Tuhan memberkati setiap langkah pengabdian. 🙏