Ketua Yayasan Persekolahan Umat Katolik (SANPUKAT), RD. Yulius Heribertus, S. Fil., M. Th. (RD. Okto), secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) penunjukan kepada Maria Benedikta Dua Ate, S. Pd., sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SDK Lela 1. Penyerahan SK tersebut berlangsung pada 15 September 2026 di Kantor SANPUKAT.
Penunjukan tersebut dilakukan di tengah kondisi SDK Lela 1 yang masih menghadapi dampak gempa yang terjadi pada 15 Agustus 2026 lalu. Kondisi sejumlah bagian bangunan sekolah yang mengalami keretakan membuat pihak sekolah mengambil langkah antisipatif dengan memindahkan kegiatan belajar mengajar ke ruang terbuka menggunakan tenda.
Dalam pelaksanaannya, keterbatasan ruang juga menjadi tantangan tersendiri. Siswa kelas V, misalnya, harus mengikuti kegiatan pembelajaran di ruang guru. Kondisi tersebut membuat proses belajar berlangsung dalam ruang yang relatif sempit karena terdapat sejumlah lemari dan perlengkapan lainnya.
Untuk mendukung kegiatan pembelajaran dalam situasi darurat tersebut, SDK Lela 1 juga kembali mendapatkan bantuan terpal dari Dinas Sosial. Bantuan ini digunakan untuk mendukung penyediaan ruang belajar sementara bagi para siswa.
RD. Okto mengatakan, penunjukan Maria Benedikta merupakan bagian dari upaya SANPUKAT memastikan proses kepemimpinan dan pelayanan pendidikan di SDK Lela 1 tetap berjalan dengan baik.
“Ibu Maria sudah cukup lama mengabdi di SDK Lela 1. Karena itu, kami berharap dengan kepercayaan yang diberikan ini, beliau dapat menjalankan tugas dengan baik, terutama dalam memastikan pelayanan pendidikan dan pendampingan kepada anak-anak tetap berjalan di tengah situasi yang kita hadapi. Terima kasih juga kepada Dinas PKO dan semua pihak yang terus memberikan perhatian serta dukungan,” terang RD. Okto.
Penunjukan Maria Benedikta Dua Ate sebagai Plt Kepala SDK Lela 1 diharapkan dapat membantu menjaga keberlangsungan tata kelola sekolah sekaligus memperkuat koordinasi dalam menghadapi berbagai kebutuhan sekolah, khususnya selama masa pemulihan pascagempa.
Di tengah kondisi yang belum sepenuhnya kembali normal, pelayanan pendidikan di SDK Lela 1 terus diupayakan agar tetap berjalan. Ruang belajar boleh sementara, tetapi pendampingan kepada anak-anak dan komitmen untuk menjaga keberlangsungan pendidikan tetap menjadi bagian penting dari pelayanan SANPUKAT. (Wue Admin)

