Tongkat kepemimpinan TK Sta. Theresia Kecil Watublapi kini resmi berada di tangan Maria Densiana Wati. Guru yang telah dua tahun mengabdi di sekolah tersebut itu secara resmi ditetapkan sebagai Kepala TK Sta. Theresia Kecil Watublapi setelah menerima Surat Keputusan (SK) dari Ketua Yayasan Persekolahan Umat Katolik (SANPUKAT), RD. Yulius Heribertus, S. Fil., M. Th. (RD. Okto), pada Kamis, 6 Agustus 2026, di Kantor SANPUKAT.
Penetapan ini menjadi bagian dari upaya SANPUKAT untuk memastikan keberlanjutan pelayanan pendidikan di setiap satuan pendidikan yang berada di bawah naungannya. Bagi Maria Densiana, kepercayaan tersebut adalah tanggung jawab untuk bersama-sama membangun sekolah tersebutagar terus bertumbuh dan mampu memberikan pelayanan pendidikan yang semakin baik bagi anak-anak.
Guru kelahiran 1992 ini menyadari bahwa tugas sebagai kepala sekolah akan berhadapan dengan berbagai tantangan. Salah satu persoalan mendesak yang kini dihadapi TK Sta. Theresia Kecil Watublapi adalah ketersediaan listrik.
Menurutnya, listrik menjadi salah satu kebutuhan utama sekolah karena sejumlah perangkat yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran membutuhkan dukungan energi listrik. Namun, hingga saat ini sekolah belum memiliki sumber listrik sendiri.
“Untuk saat ini, listrik masih kami tarik dari Panti Asuhan yang berada di dekat sekolah. Padahal, listrik sangat dibutuhkan karena ada beberapa perangkat mengajar yang harus menggunakan listrik,” ungkap Maria.
Selain persoalan listrik, kebutuhan lain yang juga menjadi perhatian adalah ketersediaan Alat Permainan Edukatif (APE), terutama APE luar. Sebagai lembaga pendidikan anak usia dini, keberadaan APE memiliki peran penting dalam mendukung proses belajar anak melalui aktivitas bermain yang menyenangkan sekaligus edukatif. Maria menjelaskan, saat ini APE luar yang tersedia di sekolah hanya tersisa satu unit. Peralatan tersebut pun telah digunakan sejak lama sehingga membutuhkan perhatian dan pembaruan.
“APE luar yang kami miliki sekarang tinggal satu. Itu pun sudah ada sejak lama. Karena itu, kami juga membutuhkan APE yang baru agar anak-anak bisa bermain sekaligus belajar dengan lebih baik,” jelasnya.
Menanggapi berbagai kebutuhan tersebut, Ketua SANPUKAT, RD. Okto, menyampaikan apresiasi kepada Maria Densiana Wati yang telah bersedia menerima tanggung jawab sebagai kepala sekolah. Ia juga menyadari bahwa masih terdapat sejumlah kebutuhan yang harus segera mendapat perhatian di TK Sta. Theresia Kecil Watublapi.
“Kita akan berusaha menuntaskan persoalan-persoalan yang ada, terutama masalah listrik. Karena listrik merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting untuk mendukung proses belajar mengajar,” terang RD. Okto. (Wue Admin)

