Komitmen Yayasan Persekolahan Umat Katolik (SANPUKAT) dalam membangun dunia pendidikan Katolik di Kabupaten Sikka kembali mendapat ruang untuk dibagikan kepada publik. Ketua Sanpukat, RD. Yulius Heribertus, S. Fil., M. Th. (RD. Okto), diundang menjadi narasumber dalam Podcast #SudutPandang Ekora NTT yang berlangsung di Kantor Redaksi Ekora NTT pada Senin, 15 Juni 2026.
Dalam perbincangan yang berlangsung hangat dan reflektif tersebut, RD. Okto membagikan pengalaman sejak menerima mandat dari Uskup Maumere untuk memimpin Yayasan Persekolahan Umat Katolik (Sanpukat), sekaligus menguraikan berbagai tantangan dan harapan bagi masa depan pendidikan Katolik di Kabupaten Sikka.
Salah satu hal yang disoroti adalah upaya pembenahan yang terus dilakukan Sanpukat. Menurutnya, langkah awal yang ditempuh adalah meningkatkan kapasitas para guru dan tenaga kependidikan melalui berbagai pelatihan, sekaligus membuka ruang informasi kepada publik melalui website (https://sanpukatmaumere.com/ ) dan media sosial Sanpukat (follow Facebook dan Instagram @sanpukat_keuskupan_maumere).
Selain itu, RD. Okto juga mengungkapkan tantangan besar yang sedang dihadapi sekolah-sekolah Katolik. Banyak sekolah yang telah berusia puluhan bahkan seabad lebih sehingga membutuhkan pembenahan sarana dan prasarana. Di sisi lain, peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru juga menjadi perhatian utama yayasan.
Dalam podcast tersebut, ia juga menjelaskan berbagai kolaborasi yang sedang dibangun Sanpukat bersama sejumlah lembaga, termasuk Yayasan Pelayanan Kasih A&A Rachmat (YPKAAR) yang secara rutin membantu tambahan insentif bagi guru-guru Sanpukat, serta kerja sama dengan berbagai mitra pendidikan untuk meningkatkan kompetensi tenaga pendidik.
Hal menarik lainnya adalah kebiasaan Ketua Sanpukat yang akhir-akhir ini selalu mengunjungi sekolah-sekolah Sanpukat, hingga ke daerah terpencil. Menurutnya, kunjungan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan upaya untuk mengenal secara langsung kondisi sekolah, guru, dan peserta didik.
“Selain itu, saya juga mau meletakkan roh saya di dalam sekolah-sekolah yang saya kunjungi itu,” tutur RD. Okto sambil tersenyum.
Di penghujung podcast, RD. Okto menyampaikan mimpinya agar sekolah-sekolah Katolik kembali menjadi pusat pendidikan yang unggul dalam mutu akademik sekaligus kuat dalam pendidikan karakter dan nilai-nilai iman, sekaligus menjadi ruang bertumbuhnyua toleransi, persaudaraan, dan kemanusiaan.
Penasaran dengan cerita RD. Okto dalam menjalankan tugasnya sebagai Ketua Sanpukat yang menurutnya sebagai “beban yang harus dipikul dnegan iman” ini? Bagaimana visi RD. Okto terhadap sekolah-sekolah Sanpukat ke depannya?
Nonton selengkapnya di sini: https://youtu.be/-zKdapCBwec?si=FIl6e8SSq9l90VPm (Wue Admin)

