Di sebuah masa ketika kata “kebenaran” terdengar seperti lelucon yang telah basi, dan Tuhan diusir dari panggung metafisika, kita pun tersesat dalam labirin postmodern yakni dunia yang menolak pusat, menolak keseluruhan, dan menolak makna yang utuh. Tapi dari reruntuhan itu, seorang iman teolog Katolik bernama Hans Urs von Balthasar mengangkat suara. Pelan, tapi dalam. Ia…

