Ketua Yayasan Persekolahan Umat Katolik, RD. Yulius Heribertus, S. Fil., M. Th., turut menghadiri perayaan peringatan hari ulang tahun ke-115 SDK Koting I, pada Sabtu, 24 Agustus 2026, di halaman sekolah SDK Koting I. Syukuran ini diawali perayaan ekaristi dengan tema “Bersyukur Bersama, Melangkah Maju dalam Kasih”, dipimpin langsung oleh Ketua Sanpukat.
Hadir juga dalam kesempatan ini, RD. Christian Rudy Pareira (Pastor Paroki St. Fransiskus Xaverius Koting), yang juga sebagai imam konselebran, Pj. Kepala Desa Koting A, Perwakilan Dinas PKO Kab. Sikka, para alumni, perwakilan sekolah-sekolah se-kecamatan Koting, dan para orangtua murid.
Dalam kotbahnya, RD. Rudy menarik benang merah antara sekolah dan keluarga. Menurutnya, baik sekolah maupun keluarga, harus mampu mendidik anak-anak menjadi lebih baik.
“Kami di Paroki Koting menjadikan tahun 2026 ini sebagai tahun keluarga. Dan berkaitan dengan momen istimewa hari ini, dalam konteks pendidikan, sekolah juga adalah sebuah keluarga, karena di sekolah juga seseorang dididik dan dibina untuk menjadi lebih baik. Untuk itu, keduanya harus sama-sama menghasilkan output yang tidak saja cerdas soal isi kepala, tetapi juga cerdas secara kepribadian,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Kepala SDK Koting I, Sisilia Trifonsa, S. Pd., dengan penuh terima kasih menyentil kontribusi para alumni yang selalu siap membantu saat dibutuhkan. Ia berharap agar kerja sama ini terus bverlanjut.
“Terima kasih kepada para alumni SDK Koting I yang selalu mendukung kami dan membantu sesen dua dalam pengadaan sarana prasarana di sini. Semua yang dinikmati hari ini adalah juga buah kebersamaan dan solidaritas dalam kasih. Harapannya, agar kerja sama, kolaborasi, dukungan, dan doa kita semua tidak berhenti di usia 115 saja, tetapi saling terus mendukung dan menjaga, agar sekolah ini tetap bertahan sampai anak cucu kita nanti,” kata Sisilia.
Sementara itu Ketua Sanpukat, RD. Okto, sungguh mengapresiasi SDK Koting I yang masih bertahan melewati berbagai zaman hingga pada usia 115 tahun.
“Selamat kepada SDK Koting I yang sudah memasuki usia 115 tahun. Ini adalah bukti bagaimana orang Koting sangat peduli akan pendidikan dan semangat melakukan apa pun untuk mempertahankan sekolah kebanggan orang Koting ini,” katanya.
Selanjutnya,. RD. Okto juga menegaskan bagaimana komitmen Sanpukat dalam merawat, menjaga, dan menata kembali persoalan administratif yang terkadang keliru dan keluar dari jalur yang tepat.
“Untuk saya, tidak ada istilah guru honor. Yang ada adalah guru Sanpukat. Kami akan membenahi kembali segala persoalan administratif yang terkadang luput dari perhatian, karena orang menganggap bahwa Sanpukat ini tidak eksis lagi,” terang RD. Okto.
“Saya akan tegas kepada sekolah-sekolah kami dan mitra lainnya, bahwa semua hal yang berkaitan dengan sekolah-sekolah Sanpukat, entah itu bantuan, program, atau kerja sama lainnya, harus diketahui juga oleh Sanpukat, sebagai pemilik sekolah tersebut. Mari kita membangun kerja sama yang epic untuk kebaikan dunia Pendidikan kita ke depannya,” terang RD. Okto

