Sejalan dengan jadwal yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), sekolah-sekolah milik Yayasan Persekolahan Umat Katolik (SANPUKAT) mengadakan gladi Tes Kemampuan Akademik (TKA) di sekolah masing-masing, sejak Senin, 9 Maret 2026 kemarin.
Gladi ini dijadwalkan berlangsung dari tanggal 9-17 Maret 2026, tetapi sekolah diberikan kebebasan untuk mengatur jadwal, sesi, dan gelombang secara fleksibel sesuai dengan kesiapan sarana.
Sejauh informasi yang diterima, beberapa sekolah Sanpukat melaksanakan gladi ini dengan baik dan lancer tanpa hambatan, di antaranya SDK Bola, SDK Koting I, SDK Sesalapi, SDK Cawalo, SDK Lei, SDK Maumere II, SMPK Supra Talibura, SMPK Susila Koting, dan SMPK St. Yohanes Tilang.
Namun, angin kencang dan cuaca yang cukup ekstrem rupanya menganggu kelancaran gladi TKA yang notabene membutuhkan jaringan yang stabil. Beberapa sekolah gagal menjalankan gladi karena kendala koneksi internet dan listrik padam.
“Kami di SMPK Pancasila Lekebai hari ini gagal melaksanakan gladi TKA. Kendalanya karena Listrik padam, jaringan hilang, dan komputer proktor yang eror,” ujar Theresia Ero, S. Pd., Kepala SMPK Pancasila dalam diskusi singkat via WA grup.
Hal senada juga disampaikan oleh Yohanes Krisostomus Senda, S. Fil., Kepala SMPK St. Maria Gunung Karmel Wolofeo.
“Pelaksanaan gladi bersih TKA hari ini (Selasa, 10 Maret 2026) di SMPK St. Maria Gunung Karmel Wolofeo berjalan baik. Hari pertama, Senin, 9 Maret 2026 kemarin, sesi 2 mengalami gangguan dan tidak bisa dilaksanakan akibat listrik padam dan jaringan internet yang menghilang,” tegasnya.
Sementara di SDK Edo Palue, jaringan sempat stabil dan TKA berjalan lancar. Namun, di tengah perjalanan, jaringan menghilang. Kondisi ini membuat para guru dan murid terpaksa berpindah ke luar ruang kelas untuk menemukan jaringan yang stabil.
Kendala jaringan rupanya bukan saja milik sekolah-sekolah yang berada di luar kota. SDK Maumere II yang bertetangga dengan Kantor Sanpukat, juga mengalami masalah pada jaringan, meski pada beberapa sesi, gladi ini berjalan lancar.
“Pelaksanaan gladi bersih TKA hari pertama gelombang 1 sesi ke 2 mengalami kendala teknis (error) sehingga pelaksanaan tidak dapat dilanjutkan. Saat menunggu sesi ketiga, kegiatan ini jnuga terhambat karena listrik padam akibat hujan dan angin kencang. Namun, pada hari kedua sesi 2 dan 3, pelaksanaan berjalan aman & lancar. Sesi gladi ini juga berlangsung sampai siang hari. Makan siang anak-anak diantar oleh orangtua masing-masing,” kata Emanuel Ola, operator SDK Maumere II.
Atas berbagai kendala yang dihadapi ini, RD. Yan Faroca, Kepala SMAK St. Yoseph Tana AI, dalam diskusi lepad di WA grup, menyarankan agar sekolah-sekolah yang mengalami kendala jaringan, bisa mengikuti gladi ini di sekolah-sekolah terdekat yang jaringan dan fasilitasnya mendukung.
“Antisipasi alternatifnya seperti itu. Jika perlu, dibuat surat permohonan ke sekolah tujuan, supaya bisa diatur jadwalnya, agar tidak bertabrakan,” ujar RD. Yan.
Selain itu, ia juga menawarkan solusi jangka panjang agar pelaksanaan TKA pada April nanti bisa berjalan lancar.
“Berkaitan dengan pelaksanaan TKA di masing-masing sekolah, baik untuk pelaksanan simulasi maupun saat hari H nanti, mohon pihak sekolah atau yayasan membuat surat ditujukan kepada pihak PLN supaya mendukung dengan kesiapsiagaan dari pihak PLN selama pekan TKA berlangsung. Tujuannya supaya listrik tetap menyala selama kegiatan; juga bersurat kepada pihak penanggungjawab jaringan Telkomsel sehingga pihak telkomsel juga membantu soal antisipasi jaringan,” sambungnya lagi.
Ketua Sanpukat, RD. Yulius Heribertus, S. Fil., M. Th., mengapresiasi para kepala sekolah dan para guru yang telah berusaha dengan baik agar pelaksanaan gladi TKA berjalan dengan baik.
“Terima kasih untuk kepala sekolah dan para guru yang telah mengusahakan yang terbaik selama pekan gladi TKA ini. Jaringan dan listrik memang menjadi kendala. Terllebih karena cuaca yang kurang mendukung selama satu dua hari terakhir ini. Semua usulan demi kelancaran proses ini akan diperhatikan. Selain itu, bagi sekolah-sekolah yang terkendala jaringan, bisa mengikuti gladi TKA di Aula Sanpukat. Sanpukat siap menerima kehadiran sekolah-sekolah yang ingin mengadakan gladi di aula, asal segera diinformasikan,” terang RD. Okto. (Wue Admin)

