Ketua Yayasan Persekolahan Umat Katolik (SANPUKAT), RD. Yulius Heribertus, S. Fil., M. Th., menerima kehadiran para guru penerima bantuan dari berbagai sekolah di Aula Sanpukat, pada Selasa, 3 Februari 2026. Adapun bantuan ini bersumber dari Yayasan Peduli Kasih A&A Rachmat (YPKAAR), sebagai respon atas permohonan proposal dari Sanpukat beberapa waktu yang lalu.
Sekretaris Sanpukat, Benny Bisa menerangkan bahwa penerima bantuan ini berdasarkan data honorarium yang diterima oleh Yayasan.
“Para guru yang menerima bantuan ini berasal dari berbagai sekolah, ada yang dari Wolo’one, Palue, Magepanda, dan beberapa sekolah di wilayah kota, yang memasukkan datanya ke Yayasan sesuai permintaan. Masing-masing sekolah dipilih dua orang, Jadi, ini berdasarkan data, bukan karena kedekatan atau lainnya,” terang Benny.
Maria Osi Roja, Guru SDK Edo, secara pribadi mengucapkan terima kasih kepada YPKAAR dan Sanpukat atas bantuan tersebut. Ia bersyukur karena ada pihak lain yang memperhatikan para guru.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada YPKAAR dan Sanpukat yang sudah memperhatikan kami para guru. Ini bukan soal nominalnya semata, tapi lebih dari pada itu, ini tentang kepedulian dan apresiasi untuk para guru,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Gregorius Nirang, guru SDK Magepanda. Baginya, bantuan ini sudah cukup untuk membantu.
“Saya bersyukur dengan bantuan ini, karena sangat membantu. Terima kasih atas kemurahan hatinya, ini bukan soal angkanya, tetapi soal kepedulian pihak lain terhadap para guru,” katanya.
Ketua Sanpukat, RD. Okto, juga menegaskan hal yang sama. Namun, pada kesempatan ini, ia juga menegaskan pentingnya persatuan antar para guru-guru yang mengabdi di sekolah-sekolah Sanpukat.
“Kita para guru harus menjaga persatuan dan kekompakan sebagai satu yayasan. Kebersamaan ini penting agar kita tetap kuat bersama dalam mengembangkan pendidikan di sekolah-sekolah naungan yayasan kita. Dan untuk bantuan ini, kita patut berterima kasih kepada YPKAAR atas kepedulian mereka. Semoga kita menjadi lebih semangat melayani lewat profesi kita sebagai guru,” terang RD. Okto. (Wue Admin)

